Mengapa Tidak Setiap Orang Bisa Menjadi Scalper
Pernahkah Anda membuka media sosial jam sembilan pagi... lalu melihat seseorang menghasilkan lima juta rupiah hanya dalam waktu sepuluh menit? Video berikutnya memperlihatkan trader lain menutup laptopnya sebelum makan siang sambil berkata,
"Hari ini selesai. Target sudah tercapai." Komentarnya dipenuhi kalimat seperti...
"Scalping memang jalan tercepat menjadi kaya."
"Trading harian jauh lebih menguntungkan daripada investasi."
"Kalau masih swing trading, berarti Anda terlalu lambat."
Tanpa sadar, Anda mulai percaya bahwa menjadi trader hebat berarti menjadi seorang scalper.
Anda mulai berpikir... "Kalau mereka bisa menghasilkan uang dalam hitungan menit... kenapa saya masih menunggu berhari-hari?"
Lalu Anda mulai mencoba.
Mengapa Risk Reward 1:1 Justru Lebih Baik daripada 1:3
Pernahkah Anda berpikir... Bagaimana jika salah satu nasihat trading yang paling sering Anda dengar... justru menjadi alasan mengapa akun Anda sulit bertumbuh? Selama bertahun-tahun, hampir semua trader diajarkan satu aturan yang terdengar sangat logis.
"Jangan pernah ambil trade kalau Risk Reward-nya kurang dari 1 banding 3." Semakin besar reward dibanding risiko, semakin baik. Kedengarannya masuk akal. Kalau rugi satu kali, cukup menang satu kali saja, semuanya kembali.
Secara matematika...
tidak ada yang salah.
5 Tanda Anda Mulai Menjadi Trader Hebat
Pernahkah Anda memperhatikan sesuatu yang aneh? Semakin lama Anda berada di dunia trading, semakin Anda merasa tahu banyak. Anda hafal berbagai pola candlestick. Anda tahu apa itu support dan resistance. Anda memahami Smart Money Concept, supply dan demand, bahkan indikator-indikator yang tidak pernah didengar trader pemula.
Namun anehnya...
Akun Anda tidak ikut berkembang. Bahkan mungkin hasilnya masih sama seperti satu tahun yang lalu. Atau lebih buruk.
Berhenti Menebak arah pasar, fokus pada hal ini
Berhenti mengejar profit, dan profit akan datang
Trading itu sebenarnya sederhana, tapi kebanyakan trader membuatnya rumit
Seni trading ala jepang... 8 Kebiasaan yang sederhana
Trader Hebat Tidak Mengalahkan Market, Mereka Mengalahkan Diri Sendiri
Sebagian besar trader tidak pernah menceritakan bagaimana perjalanan mereka benar-benar dimulai.
Mereka lebih suka berbicara tentang kemenangan.
Tentang profit besar.
Tentang entry yang sempurna.
Tentang tangkapan layar yang mereka unggah di media sosial.
Namun mereka jarang membahas masa-masa awal, karena fase itu sering kali terasa memalukan.
Tidak ada yang masuk ke dunia trading dengan disiplin yang matang dan rencana yang jelas.
Kebanyakan orang masuk secara tidak sengaja.
7 Langkah ini akan mengubah loss menjadi cuan
Setelah tahu rutinitas ini, Anda akan mengerti kenapa banyak trader gagal
Bukan strateginya yang salah, Anda terlalu tidak sabar
5 Prinsip Kuno Jepang yang dapat meningkatkan performa trading anda
Pengenalan Singkat Group Rekomendasi Saham jsx_trader
“Ada alasan kenapa mayoritas trader saham sulit profit konsisten… dan mungkin selama ini Anda salah fokus.”
Bukan karena mereka tidak punya modal. Bukan juga karena mereka tidak pernah belajar analisa saham. Masalahnya justru sering kali jauh lebih sederhana:
Mereka tahu saham apa yang ingin dibeli… tetapi tidak tahu kapan harus membeli, di mana harus cut loss, dan kapan harus menjual.
Coba bayangkan.
Anda membeli sebuah saham yang menurut Anda sangat bagus. Tapi setelah dibeli… harga justru turun. Saat di hold harga semakin turun, namun setelah dijual, harga malah rebound. Kalau Anda pernah mengalami siklus seperti ini, sebenarnya masalahnya bukan semata-mata pada pilihan saham.
Masalahnya adalah Anda belum memiliki trading plan yang jelas.
Karena dalam trading, mengetahui saham apa yang dibeli hanyalah satu bagian kecil. Yang jauh lebih penting adalah mengetahui:
Di harga berapa saya masuk?
Di mana saya harus cut loss jika analisa salah?
Berapa besar risiko yang boleh saya ambil?
Dan…
kapan saya harus mengambil keuntungan?
Inilah alasan mengapa teknik trading sebenarnya bisa dipelajari. Anda bisa belajar fundamental analysis, technical analysis. Bahkan Anda bisa mempelajari berbagai strategi trading yang digunakan oleh trader profesional.
Tetapi ada satu masalah.
Semua itu membutuhkan waktu.
Dan tidak semua orang mempunyai waktu untuk duduk di depan monitor sepanjang hari hanya untuk mengamati pergerakan saham.
Related Post
Jangan Lupa Baca Artikel Berikut
- Pengenalan Singkat Group Rekomendasi Saham jsx_trader
- Contact Us
- Menilai Valuasi Saham Sektor Minyak: Masih Layak Koleksi?
- Kenali Ciri-Ciri Saham Gorengan Sebelum Terjebak!
- Dynamic Risk
- Cara Join jsx_trader
- Mau Jadi Trader Sukses? Ini Karakter yang Harus Kamu Miliki
- Yuk bahas saham SMDR
- Dampak serangan Amerika ke Iran terhadap bursa saham
- Mengenal Hubungan PER dan EPS dalam Saham
