6 Langkah Yang Harus Dilakukan Sebelum Melakukan Trade
Pengenalan Singkat Layanan Premium jsxtrader
“Ada alasan kenapa mayoritas trader saham sulit profit konsisten… dan mungkin selama ini Anda salah fokus.”
Bukan karena mereka tidak punya modal. Bukan juga karena mereka tidak pernah belajar analisa saham. Masalahnya justru sering kali jauh lebih sederhana:
Mereka tahu saham apa yang ingin dibeli… tetapi tidak tahu kapan harus membeli, di mana harus cut loss, dan kapan harus menjual.
Coba bayangkan.
Anda membeli sebuah saham yang menurut Anda sangat bagus. Tapi setelah dibeli… harga justru turun. Saat di hold harga semakin turun, namun setelah dijual, harga malah rebound. Kalau Anda pernah mengalami siklus seperti ini, sebenarnya masalahnya bukan semata-mata pada pilihan saham.
Masalahnya adalah Anda belum memiliki trading plan yang jelas.
Karena dalam trading, mengetahui saham apa yang dibeli hanyalah satu bagian kecil. Yang jauh lebih penting adalah mengetahui:
Di harga berapa saya masuk?
Di mana saya harus cut loss jika analisa salah?
Berapa besar risiko yang boleh saya ambil?
Dan…
kapan saya harus mengambil keuntungan?
Inilah alasan mengapa teknik trading sebenarnya bisa dipelajari. Anda bisa belajar fundamental analysis, technical analysis. Bahkan Anda bisa mempelajari berbagai strategi trading yang digunakan oleh trader profesional.
Tetapi ada satu masalah.
Semua itu membutuhkan waktu.
Dan tidak semua orang mempunyai waktu untuk duduk di depan monitor sepanjang hari hanya untuk mengamati pergerakan saham.
Jebakan Analisis Berlebihan yang Menghancurkan Trader
9 Kebiasaan yang Membedakan Trader PROFIT dan Trader BONCOS
Mengapa Trader yang Ambil Risiko Kecil Justru Lebih Cepat Kaya
Banyak trader berpikir bahwa memperbesar ukuran posisi adalah cara tercepat untuk meningkatkan keuntungan. Secara teori, itu memang benar jika dilihat dari satu transaksi saja. Namun trading bukanlah soal satu transaksi, melainkan rangkaian ratusan bahkan ribuan transaksi sepanjang perjalanan karier Anda.
Pada akhirnya, trading adalah permainan bertahan hidup. Dan semakin agresif Anda bermain dalam permainan ini, semakin besar peluang Anda tersingkir lebih cepat. Sering kali, trader yang dianggap terlalu hati-hati, terlalu lambat, atau terlalu konservatif justru menjadi mereka yang masih bertahan ketika sebagian besar peserta pasar sudah kehilangan modalnya.
3 Fase Yang Harus Dilalui Trader
Trading yang Menguntungkan Sebenarnya Sangat Membosankan (Ini Alasannya)
Sebanyak 95% trader memandang trading sebagai sesuatu yang hampir mustahil untuk dikuasai. Mereka mengalami kerugian, menyerah di tengah jalan, lalu menyimpulkan bahwa pasar itu tidak adil. Mereka menuduh pasar sengaja melawan mereka, meyakini algoritma sedang memburu stop loss mereka, dan mencari berbagai kambing hitam untuk menjelaskan kegagalan mereka. Namun, mereka jarang menyadari penyebab utama yang sebenarnya menghancurkan performa mereka sendiri.
Di sisi lain, ada 5% trader yang melihat pasar dengan cara yang sama sekali berbeda. Bagi mereka, trading terasa sederhana, sistematis, bahkan terkadang membosankan. Mereka menghadapi grafik yang sama, peluang yang sama, dan pasar yang sama persis seperti yang dilihat semua orang. Lalu apa yang membedakan mereka?
Dalam Trading, Mengapa Keuntungan Malah lebih Menakutkan Dibanding Kerugian
Trading Adalah Cermin Kehidupan Pribadi Anda
Bagaimana jika saya mengatakan... Masalah terbesar dalam trading Anda... Tidak pernah ada di grafik. Bukan karena indikator yang salah. Bukan karena strategi yang kurang bagus. Bukan karena market maker. Dan bahkan... Bukan karena pasar yang terlalu sulit.
Bagaimana jika penyebab terbesar Anda terus mengulangi kesalahan... Sebenarnya adalah kehidupan yang Anda jalani setiap hari? Mungkin kedengarannya aneh. Apa hubungan antara kebiasaan bangun pagi... Dengan keputusan membeli saham? Apa hubungan antara meja kerja yang berantakan... Dengan stop loss yang tidak pernah Anda patuhi? Apa hubungan antara kebiasaan menunda pekerjaan... Dengan kebiasaan averaging saat posisi sedang rugi? Kelihatannya... Tidak ada hubungan sama sekali.
Mengapa Tidak Setiap Orang Bisa Menjadi Scalper
Pernahkah Anda membuka media sosial jam sembilan pagi... lalu melihat seseorang menghasilkan lima juta rupiah hanya dalam waktu sepuluh menit? Video berikutnya memperlihatkan trader lain menutup laptopnya sebelum makan siang sambil berkata,
"Hari ini selesai. Target sudah tercapai." Komentarnya dipenuhi kalimat seperti...
"Scalping memang jalan tercepat menjadi kaya."
"Trading harian jauh lebih menguntungkan daripada investasi."
"Kalau masih swing trading, berarti Anda terlalu lambat."
Tanpa sadar, Anda mulai percaya bahwa menjadi trader hebat berarti menjadi seorang scalper.
Anda mulai berpikir... "Kalau mereka bisa menghasilkan uang dalam hitungan menit... kenapa saya masih menunggu berhari-hari?"
Lalu Anda mulai mencoba.
Mengapa Risk Reward 1:1 Justru Lebih Baik daripada 1:3
Pernahkah Anda berpikir... Bagaimana jika salah satu nasihat trading yang paling sering Anda dengar... justru menjadi alasan mengapa akun Anda sulit bertumbuh? Selama bertahun-tahun, hampir semua trader diajarkan satu aturan yang terdengar sangat logis.
"Jangan pernah ambil trade kalau Risk Reward-nya kurang dari 1 banding 3." Semakin besar reward dibanding risiko, semakin baik. Kedengarannya masuk akal. Kalau rugi satu kali, cukup menang satu kali saja, semuanya kembali.
Secara matematika...
tidak ada yang salah.
5 Tanda Anda Mulai Menjadi Trader Hebat
Pernahkah Anda memperhatikan sesuatu yang aneh? Semakin lama Anda berada di dunia trading, semakin Anda merasa tahu banyak. Anda hafal berbagai pola candlestick. Anda tahu apa itu support dan resistance. Anda memahami Smart Money Concept, supply dan demand, bahkan indikator-indikator yang tidak pernah didengar trader pemula.
Namun anehnya...
Akun Anda tidak ikut berkembang. Bahkan mungkin hasilnya masih sama seperti satu tahun yang lalu. Atau lebih buruk.
Berhenti Menebak arah pasar, fokus pada hal ini
Berhenti mengejar profit, dan profit akan datang
Related Post
Jangan Lupa Baca Artikel Berikut
- Pengenalan Singkat Group Rekomendasi Saham jsx_trader
- Contact Us
- Dynamic Risk
- Menilai Valuasi Saham Sektor Minyak: Masih Layak Koleksi?
- Kenali Ciri-Ciri Saham Gorengan Sebelum Terjebak!
- Dampak serangan Amerika ke Iran terhadap bursa saham
- Mau Jadi Trader Sukses? Ini Karakter yang Harus Kamu Miliki
- Yuk bahas saham SMDR
- Cara Join jsx_trader
- 🥊 Duel Saham Tambang: ANTM vs AMMN, Siapa Lebih Murah?
