jsx_trader Rekomendasi Saham Harian di Bursa Saham Indonesia: June 2016

The Prophecy : ASUMSI vs FAKTA


Belajar Analisa Saham Tanpa Menggunakan Asumsi

Seorang trader adalah PEDAGANG bukan PERAMAL.

Selama ini banyak orang yang salah menafsirkan tentang TUJUAN ANALISA SAHAM , biasanya setelah melakukan analisa , kesimpulan umum yang dihasilkan adalah : IHSG saat ini hampir mendekati retracement 50% ,  diprediksi akan rebound ke 38,2% sebelum melanjutkan penurunan ke 61,8%

ataukah kesimpulan lain : terjadi volume transaksi yang sangat besar hari ini di saham ADHI, smart money sudah mulai akumulasi saham ADHI , saatnya untuk mulai membeli juga.

ataukah hasil analisa seperti ini : harga oil dan gold sedang membaik, ini tentu akan meningkatkan kinerja emiten pertambangan, harga saham tambang pasti akan membaik dalam waktu dekat, saatnya untuk akumulasi saham tambang.

apakah anda melihat pola pada hasil analisa tersebut? ada terlalu banyak asumsi yang digunakan, bahkan ada asumsi yang dibuat berdasarkan asumsi .

sekarang mari kita pahami, dari mana sebenarnya datangnya asumsi tersebut? apakah kita mempelajarinya dari buku-buku trading? umumnya tidak.

asumsi yang kita hasilkan adalah dari akumulasi pengetahuan ,pengalaman dan emosi yang kita terima di market. teori analisa apa yang dipelajari dari buku trading, pengalaman untung dan rugi kita, saat kita menderita loss (semakin besar loss nya, semakin besar efeknya) alam bawah sadar akan berusaha untuk mengingat kondisi / faktor penyebab saat loss itu terjadi. jika bergabung dalam sebuah group tertentu, cara pandang group tersebut akan mempengaruhi gaya trading kita. semakin sering kita berinteraksi dengan trader lain,semakin besar kemungkinan kita akan copy-paste gaya tradingnya

Dapatkan Rekomendasi Saham komplit sejak beli sampai jual , dikirim real-time via BBM, WA, SMS, email & YM , untuk info selengkapnya silakan add PIN BBM kami : 5F65A10F , kirim email ke milisjsxtrader@yahoo.com atau SMS/LINE/WHATSAPP di 0819-3393-3317

karena sebagian besar hasil analisa adalah berdasarkan asumsi, itula h sebabnya meskipun diberikan chart yang sama,belum tentu 2 orang trader akan menghasilkan analisa yang sama.

menganalisa market dengan berdasarkan asumsi akan sangat bias. karena siapa yang dapat menjamin bahwa asumsi yang kita gunakan adalah valid? bahwa asumsi tersebut memang tepat di gunakan dalam kondisi market seperti saat ini?

banyak orang yang menggunakan asumsi dalam analisa, karena terjebak pada prinsip bahwa market selalu berulang. memang pada prinsipnya  market akan selalu berulang, pola harga di masa lalu akan selalu terjadi di masa akan datang lagi.

di masa lalu kondisi A cenderung akan di ikuti oleh kondisi B . sehingga otomatis trader yang sudah "mempelajari" hal ini cenderung akan langsung bersiap menyambut kondisi B saat kondisi A mulai terjadi.

pada saat seperti ini bisa dikatakan kita telah berusaha menjadi seorang peramal, yang berusaha memprediksi kondisi di masa akan datang. dan jelas kita berusaha melihat RAMALAN kita terwujud, secara bawah sadar kita akan berusaha fokus pada hal-hal yang akan mendorong terwujudnya ramalan kita itu, sehingga kadang mengacuhkan hal yang bisa memberikan sinyal bahwa mungkin ramalan kita salah.

ada banyak sekali kondisi yang bisa berulang di market. dan ada banyak sekali variasi dari terjadinya kondisi tersebut. sehingga kita harus selalu terbuka pada peluang bahwa kondisi A tidak selamanya akan langsung diikuti oleh B, tapi bisa saja oleh kondisi C atau variasi baru dari kondisi B.

sehingga seorang trader yang baik, di dalam melakukan analisa haruslah terbebas dari asumsi, tapi kita hanya fokus pada fakta.seperti contoh di atas, saat IHSG hampir menyentuh retracement 50% , kita harus menyadari fakta tersebut, dan bahwa ada kemungkinan IHSG akan bertahan di support, dan ada juga kemungkinan akan break support. dalam kondisi seperti ini kita tidak berusaha untuk "MERAMALKAN" IHSG akan kemana, tapi kita bersiap untuk mengambil tindakan yang tepat untuk kondisi yang akan terjadi selanjutnya

karena itulah tujuan utama dari analisa saham, kita hanya berusaha untuk mengenali kondisi saat ini dan mempersiapkan diri menghadapi kondisi berikutnya

Good Luck


Dapatkan Rekomendasi Saham komplit sejak beli sampai jual , dikirim real-time via BBM, WA, SMS, email & YM , untuk info selengkapnya silakan add PIN BBM kami : 5F65A10F , kirim email ke milisjsxtrader@yahoo.com atau SMS/LINE/WHATSAPP di 0819-3393-3317

Trading in Simplicity


Cara Belajar Analisa Teknikal Saham Yang Benar

trading sebenarnya sederhana, tapi terlalu banyak indikator malah membuatnya menjadi rumit.

sebelumnya mari kita bahas pada hal yang paling mendasar, seorang trader adalah PEDAGANG. 

karakteristik seorang pedagang adalah berusaha menjual barang dagangannya di harga lebih tinggi agar bisa untung, berusaha menjual barang yang sedang laku, tidak ragu menjual murah stock lama agar bisa diganti barang yang lebih laku

menjadi seorang trader saham tidak ada bedanya dengan menjadi pedagang barang lain. kita harus menerapkan prinsip umum yang biasa digunakan pedagang, perbedaan yang ada hanyalah kita tidak membutuhkan gudang dan juga tidak memperdagangkan barang real, itu saja

dalam trading saham ada 2 pendekatan yang bisa digunakan analisa fundamental dan analisa teknikal, saya akan fokus pembahasan pada analisa teknikal

dalam analisa teknikal ada banyak sekali indikator yang umum digunakan , bagi trader pemula mungkin akan kewalahan untuk mengenali  masing-masing indikator. saat ini memang ada banyak sekali buku yang akan membantu trader pemula untuk mempelajarinya.

dan adalah hal yang sangat wajar jika setelah memahami fungsi dari indikator tersebut, seorang trader berusaha untuk menerapkan semuanya. bukankah semakin banyak indikator yang digunakan akan semakin bagus, karena sinyal yang diberikan akan semakin valid.

namun dalam kenyataannya, sering kali semakin banyak indikator yang digunakan malah akan semakin membingungkan. karena sebuah indikator tidak dapat diterapkan dalam berbagai kondisi market. ada indikator yang bagus saat market trending namun keok saat market sideway.

sehingga bisa saja masing-masing indikator memberikan sinyal yang bertolak belakang, satu indikator memberi sinyal untuk beli, sedangkan indikator lain memberikan sinyal untuk jual. ini bukan menandakan bahwa indikator tersebut tidak bagus. penyebabnya hanyalah karena seorang trader pemula belum tahu dalam kondisi market seperti apa sebuah indikator memberikan hasil yang optimal, dan dalam keadaan bagaimana harus menggunakan indikator yang berbeda.

untuk bisa sukses dalam trading saham, kita harus belajar untuk mengenali kekuatan indikator yang digunakan , kapan waktu terbaiknya dan kapan banyak memberikan sinyal yang salah. tentu saja untuk mencapai hal ini dibutuhkan waktu dan juga pengalaman.

namun untuk trader pemula jangan berkecil hati, saya selalu memegang prinsip bahwa dalam mempelajari sesuatu kita harus berusaha menangkap inti sarinya, sama seperti semua indikator yang ada , semuanya meskipun kelihatan sangat komplek, namun intinya cuma satu berusaha mengenali trend yang ada.

Dapatkan Rekomendasi Saham komplit sejak beli sampai jual , dikirim real-time via BBM, WA, SMS, email & YM , untuk info selengkapnya silakan add PIN BBM kami : 5F65A10F , kirim email ke milisjsxtrader@yahoo.com atau SMS/LINE/WHATSAPP di 0819-3393-3317

sebuah indikator bagaimana canggihnya kelihatan, sebenarnya cuma berusaha mengenali trend. saya berani mengatakan bahwa hampir semua indikator perhitungan nya cuma mengarah pada bagaimana / ke arah mana trend saat ini.

saat belajar indikator saham, bukannya mempelajari bagaimana cara memakainya, bagaimana tingkat keberhasilan indikator tersebut di masa lalu, saya selalu memeriksa formula dari indikator tersebut, saya berusaha memahami sebenarnya apa yang hendak dicari oleh indikator tersebut, apa saja faktor yang menjadi dasar perhitungannya.

dan bisa dikatakan bahwa sebagian indikator yang ada adalah variasi dari beberapa indikator utama saja. banyak indikator yang hanya merupakan variasi dari indikator utama tersebut

TREND IS YOUR FRIEND... itu adalah nasihat klasik yang sudah ada sejak awal analisa teknikal. sebagai seorang trader selalu lah berpegang pada prinsip ini, berdasarkan pengalaman saya moving average adalah indikator paling sederhana untuk bisa mengenali trend, tidak usah menggunakan indikator yang terlalu canggih, gunakan saja 2 moving average itu sudah cukup untuk mengenali arah trend.

pada masa awal saya belajar analisa teknikal, saya menggunakan banyak indikator untuk menentukan entry-exit , sampai kadang di layar monitor chart harga sudah tidak kelihatan tertutupi oleh banyaknya indikator. namun semakin banyak belajar TA , saya semakin sadar bahwa ternyata LESS is MORE , saat ini saya hanya menggunakan 2 indikator standar dan 2 indikator buatan sendiri, dan hasilnya selama ini cukup memuaskan.

saya bukan nya menyarankan trader pemula untuk tidak mempelajari indikator saham yang ada. justru saya mendorong anda untuk mengupas cara kerja indikator yang ada, agar anda bisa memiliki pemahaman bagaimana logika penyusunan sebuah indikator yang baik. sehingga suatu saat anda bisa merancang indikator pribadi yang sesuai dengan personality anda.

Good Luck



Dapatkan Rekomendasi Saham komplit sejak beli sampai jual , dikirim real-time via BBM, WA, SMS, email & YM , untuk info selengkapnya silakan add PIN BBM kami : 5F65A10F , kirim email ke milisjsxtrader@yahoo.com atau SMS/LINE/WHATSAPP di 0819-3393-3317