jsx_trader Rekomendasi Saham Harian di Bursa Saham Indonesia: January 2015

The Butterfly Effect II : Mr.Perfectionist

Beberapa waktu lalu saya nonton sebuah film india dengan judul PK , ceritanya lumayan bagus tapi yang paling menarik perhatian saya adalah aktor utamanya, yang selalu berhasil memecahkan rekor box office baru di india dengan filmnya, kalau dalam dunia saham istilahnya break all time high.

300 cr itu sama dengan 506 milyar rupiah. di sebuah forum saya baca jika ternyata aktor ini diberi julukan sebagai Mr.Perfectionist. karena dia sangat selektif memilih peran, dan juga menerapkan standar yang sangat tinggi dalam setiap proses pembuatan filmnya.


sikap perfeksionis ini sebaiknya juga kita miliki dalam bermain saham. sekarang marilah kita bertanya kepada diri sendiri. apakah selama kita telah memaksa diri kita untuk mengeluarkan kemampuan terbaik dalam diri kita, atau kita telah menganggap trading sebagai sebuah proses yang monoton saja. apalagi jika kita telah berhasil membuat sebuah trading sistem yang lumayan bagus. mungkin semangat kita untuk merancang sistem yang lebih bagus sudah tidak sekuat sebelumnya.


apakah selama ini SETIAP keputusan transaksi yang diambil, apakah merupakan hasil terbaik dari analisa kita? saya tidak berbicara mengenai sinyal trading yang sempurna, karena tidak ada sinyal sempurna yang akan menjamin kita pasti untung. yang saya maksud adalah proses pengambilan keputusannya. apakah setiap kali kita memutuskan untuk membeli maupun menjual saham, itu sudah memenuhi semua trading rule kita. apakah money management sudah diikuti? apakah penentuan entry dan exit poin telah sesuai dengan trading sistem kita? apakah kita sudah memperhitungkan dengan seksama berapa besaran DR yang diambil?


meskipun sudah melewati semua proses itu dengan benar, tetap tidak ada jaminan bahwa transaksi saham tersebut pasti akan untung. meskipun sudah dianalisa dengan seksama kita tetap saja bisa rugi, apalagi transaksi yang dilakukan secara serampangan, atau hanya ikut-ikutan trader lain. setidaknya dengan menganalisa dengan seksama, kita telah meningkatkan sedikit peluang kita untuk untung.


perfeksionis tidak hanya meliputi proses pengambilan keputusan transaksi. tapi juga dalam merancang sistem, setiap kali kita mempelajari indikator saham, berusahalah untuk bisa memahami pola pikir yang mendasarinya dan doronglah diri sendiri untuk bisa merancang indikator yang lebih bagus. 


setiap bulan saat menganalisa performance transaksi, berusahalah untuk mendapatkan kelemahan sistem kita, mencari tahu apa yang menjadi penyebab kerugian kita, berusaha untuk meminimalkan kerugian yang tidak perlu, mencari cara untuk bisa sedini mungkin mendeteksi perubahan trend saham. perhatikan money management kita apakah selama ini penentuan risk sudah memberikan hasil yang optimal? senantiasa melakukan simulasi untuk menentukan besaran risk yang paling sesuai untuk diri sendiri.


saya adalah orang yang percaya pada konsep "BUTTERFLY EFFECT" bahwa sebuah perubahan sekecil apapun, akan memiliki efek yang sangat besar di kemudian hari. JANGAN pernah memandang remeh satu transaksi pun, karena apapun hasil transaksi itu bisa menimbulkan CHAIN REACTION untuk beberapa transaksi saham anda selanjutnya.


misalkan anda mengambil risk yang terlalu besar di saham tertentu, akibatnya kita akan menjadi stress memperhatikan saham, psikologi kita akan terpengaruh. setiap kali saham tersebut turun 1 poin kita akan semakin khawatir. energi kita hanya akan terfokus pada saham tersebut , sehingga mungkin saja kita akan melewatkan peluang di saham lain yang lebih bagus. pada saat kita terpaksa cut loss emosi kita mungkin akan terpengaruh, kita mungkin akan berusaha mencari saham lain yang bisa secepat mungkin mengembalikan loss kita.


tapi jika pada satu transaksi kita berhasil gain, kepercayaan diri kita mungkin akan meningkat sehingga kita bisa lebih siap menangkap peluang berikutnya. tapi kepercayaan diri yang berlebihan bisa saja menjerumuskan diri kita untuk lebih berani pada transaksi berikutnya. sehingga dalam setiap transaksi kita harus selalu memperhatikan dengan seksama , setiap keputusan transaksi haruslah merupakan keputusan terbaik yang kita ambil dalam kondisi saat ini.


jadikanlah setiap transaksi kita akan menjadi penambah motivasi / kepercayaan diri untuk transaksi berikutnya. pertahankan sikap mental seperti ini, dan anda akan kagum pada hasil akhirnya. tidak usah terlalu jauh memandang kemana portofolio kita akan berkembang, fokuslah pada transaksi yang akan kita putuskan saat ini. jadikanlah setiap keputusan transaksi adalah keputusan terbaik yang kita ambil



Good Luck



Dapatkan Rekomendasi Saham komplit sejak beli sampai jual , dikirim real-time via BBM, WA, SMS, email & YM , untuk info selengkapnya silakan add PIN BBM kami : 5F65A10F , kirim email ke milisjsxtrader@yahoo.com atau SMS/LINE/WHATSAPP di 0819-3393-3317

Game of Mistakes : Bertahan Menghadapi Kesalahan dalam Trading Saham

Trading Saham adalah sebuah bisnis di mana kita akan sering berbuat keputusan yang salah. setelah kita membeli saham tertentu tidak lama saham itu akan mulai turun. setelah cut loss malah rebound. mengapa dari watchlist , saham yang kita beli tidak bergerak sedangkan saham yang tidak kita beli malah naik kencang sekali? dan masih banyak kesalahan klasik lainnya. sounds familiar?

keadaan ini jelas bisa membuat frustasi. sekarang mari kita pahami kondisi ini lebih jelas. kenapa kita sering sekali berbuat kesalahan? apakah sistem kita memang sedemikian parah sehingga selalu salah? ataukah kita telah membuat sebuah standar yang tidak masuk akal tentang konsep "trader yang hebat"

setelah cut loss, pada saat kita melihat harga masih turun terus, bagaimanakah perasaan anda? apakah merasa senang karena ternyata harga memang turun? namun pada saat ternyata harga naik apakah kita merasa bodoh? dan malah mendoakan agar harga turun lagi supaya kita bisa membuktikan bahwa keputusan cut loss kita sudah benar. demikian juga sebaliknya pada kondisi saham yang kita beli turun.

penyebab utama kenapa bermain saham bisa membuat frustasi adalah karena kita telah memiliki standar yang salah tentang bagaimana seseorang bisa dikatakan trader yang berhasil. kita memiliki keyakinan bahwa seorang trader hebat akan selalu berhasil membeli di tikungan harga, sudah mulai membeli pada saat orang lain lagi panik jualan, sehingga saat market rebound mereka sudah untung banyak. pada saat trader jago sudah mulai membeli itu biasanya pada bottom dan saat mereka jualan itu menandakan market sudah di puncak.

sehingga pada saat performance kita ternyata tidak sesuai dengan standar tersebut, kita akan merasa bodoh, berusaha untuk memperbaiki trading sistem agar sesuai dengan standar tersebut. akibatnya energi kita akan terkuras daripada yang seharusnya. umumnya para trader pemula akan mendapatkan mitos tentang standar ini dari trader lain. yang mereka tidak sadari adalah kadang apa yang dikatakan oleh orang lain sudah diubah sedikit. sangat manusiawi seseorang menonjolkan keberhasilan dan menutupi kegagalannya.



Dapatkan Rekomendasi Saham komplit sejak beli sampai jual , dikirim real-time via BBM, WA, SMS, email & YM , untuk info selengkapnya silakan add PIN BBM kami : 5F65A10F , kirim email ke milisjsxtrader@yahoo.com atau SMS/LINE/WHATSAPP di 0819-3393-3317

apalagi saat ini sangat mudah untuk seseorang eksis di social media, tinggal pamerkan hasil trade nya yang untung, tidak lama kemudian dia pasti akan terkenal. saya juga pernah menghadapi orang seperti ini , setiap kali market berbalik arah orang tersebut selalu mengaku telah membeli beberapa hari lalu di bottom, pada saat market down dia mengaku telah menjual hampir di top. berhati-hatilah terhadap orang seperti itu.

karena efek paling besarnya adalah akan mempengaruhi kepercayaan diri kita. untuk trader yang sudah lama terjun di bursa saham mungkin hanya akan menganggap angin lalu tukang klaim seperti ini. tapi bagi trader baru yang masih polos ini akan membentuk konsep yang salah tentang trader yang sukses.

pada intinya, TIDAK ADA seorang pun yang bisa secara KONSISTEN MERAMALKAN dengan TEPAT kemana arah market selanjutnya. SULIT untuk selalu dengan TEPAT membeli saham di bottom dan kemudian menjualnya di top. konsep ini yang harus kita pahami terlebih dahulu.

trading saham adalah proses kita berusaha BERGERAK MENGIKUTI ARAH TREND, kita menggunakan indikator untuk MENGETAHUI kondisi market saat ini dan mengambil action yang PALING BESAR KEMUNGKINAN akan memberikan keuntungan kepada kita. dan BUKAN menggunakan indikator untuk meramalkan kemana harga akan bergerak.

di dalam proses pengambilan keputusan, SELALU ADA kemungkinan action kita TIDAK sejalan dengan market. pada saat faktor yang menjadi dasar pengambilan keputusan action kita sudah tidak valid lagi, kita harus siap untuk MENGAKUINYA. dan melakukan action berikutnya yang terbaik entah itu cut loss atau mengurangi bobot portofolio.

kesalahan yang kita lakukan adalah hal yang wajar. LOSS dan GAIN adalah 2 sisi mata uang yang akan selalu berdampingan. tidak ada yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan potensi loss. yang bisa kita lakukan hanyalah mengendalikan potensi loss tersebut. agar pada saat kita salah loss seminimal mungkin, dan pada saat kita benar gain bisa seoptimal mungkin.

Pada saat kita bisa menerima fakta bahwa kita pasti akan sering melakukan kesalahan, pada saat itu anda akan bisa melihat market dengan perspektif yang lebih jelas.

Good Luck



Dapatkan Rekomendasi Saham komplit sejak beli sampai jual , dikirim real-time via BBM, WA, SMS, email & YM , untuk info selengkapnya silakan add PIN BBM kami : 5F65A10F , kirim email ke milisjsxtrader@yahoo.com atau SMS/LINE/WHATSAPP di 0819-3393-3317

It Ends Here : Titik Balik Seorang Trader Saham

Sebagian besar orang yang mulai bermain saham memiliki pandangan bahwa proses belajar saham seperti gambar yang pertama, saat mulai bermain saham , keuntungan yang akan didapatkan masih akan sedikit sesuai dengan pengalaman kita yang masih sedikit.

namun seiring dengan semakin banyaknya pengalaman yang telah didapatkan, perlahan-lahan keuntungan kita akan bertambah secara eksponensial. apakah selama ini pandangan anda seperti itu?

sebenarnya pandangan tersebut baru 1/2 benar , cuma bagian akhirnya saja yang sudah benar. bagian awalnya kurang lebih seperti gambar 2. sebelum portofolio kita berkembang secara eksponensial biasanya kita terlebih dahulu harus melalui masa-masa sulit , saat portofolio kita malah turun dibawah modal awal.

itu memang adalah hal yang wajar, sangat natural, karena kita sama sekali masih buta bagaimana cara trading saham yang benar. anda tentunya tidak berpikir bahwa hanya dengan membeli 2-3 buku saham di gramedia, download buku tentang candlestick atau indikator teknikal, bertanya-tanya di grup saham tentang parameter indicator TA yang optimal, sudah akan menjamin bahwa portofolio kita sudah siap berkembang kan?

95% trader akan mengalami masa sulit dalam 1-3 tahun awal karirnya. memang ada yang namanya beginner's luck yaitu trader yang sudah bisa langsung untung saat baru terjun bermain saham. namun biasanya itu karena kebetulan mereka mulai bermain saham di tengah masa akhir bull, saat saham apapun yang dibeli pasti akan naik karena market sedang sangat optimis.

saya tidak berani mengatakan bahwa tidak ada trader yang akan bisa memiliki performance seperti gambar 1. karena bisa saja ada orang yang memiliki keberuntungan yang sangat tinggi atau memiliki  pergaulan dengan trader veteran yang bersedia membimbing mereka dalam setiap langkah, sehingga mereka tidak perlu melewati proses belajar yang panjang.

meskipun telah ada trader veteran yang bersedia membimbing kita, namun pada akhirnya tetap tergantung pada diri kita sendiri untuk bisa menjadikan pengalaman yg mereka ajarkan menjadi kebiasan kita.

sedangkan bagi sebagian besar trader seperti juga saya dulu, yang harus mengandalkan proses trial and error untuk mencari pola kerja market, kita pasti akan mengalami masa sulit saat kita melakukan "KESALAHAN STANDAR DARI TRADER BARU" ada beberapa kesalahan standar yang pasti akan dilakukan oleh para newbie, seperti average down. kebiasaan ini di dorong oleh logika normal bahwa jika kita membeli lagi di harga lebih murah ini akan membuat modal rata-rata kita akan turun.

dengan logika seperti ini umumnya para trader pemula akan terdorong untuk average down , termasuk saya juga dahulu. namun hal ini tidak berlaku dalam bursa saham. akibatnya kita akan mengalami kesulitan untuk bergerak selaras dengan market.

sehingga bukannya untung, kita malah lebih sering rugi. karena metode yang kita yakini bertolak-belakang dengan bagaimana market bekerja. karena kita melihat ke arah yang salah dalam proses analisa kita. namun biasanya jika suatu hal sudah menjadi kebiasaan akan sulit untuk mengubahnya secara drastis kecuali ada hal yang sangat ekstrim yang memaksa kita untuk mengubah pandangan kita secara total.


Dapatkan Rekomendasi Saham komplit sejak beli sampai jual , dikirim real-time via BBM, WA, SMS, email & YM , untuk info selengkapnya silakan add PIN BBM kami : 5F65A10F , kirim email ke milisjsxtrader@yahoo.com atau SMS/LINE/WHATSAPP di 0819-3393-3317

misalkan selama 6 bulan berturut-turut anda loss sebesar 5% tiap bulan, akan beda efeknya jika dalam sehari tiba-tiba anda loss 30%, besaran loss nya sama, tapi efeknya akan jauh berbeda. karena loss kecil yang diderita secara perlahan-lahan tidak akan terlalu terasa.  tidak akan menyadarkan anda.

dalam buku trading for a living, Alexander Elder menyebut kondisi ini hit the rock bottom. pada saat kita mencapai keadaan paling parah dari kondisi kita selama ini. saat keadaan sudah tidak bisa lebih parah, seakan ada air es yang disiram ke kepala kita yg menyadarkan bahwa selama ini keadaan kita sangat salah, dan tidak ada jalan lain untuk bisa bertahan selain berubah.

setiap orang akan menghadapi bottom, tapi reaksi mereka yang akan menentukan kemana arah selanjutnya. ada orang yang saat menderita loss yang sangat parah memutuskan bahwa trading saham tidak cocok untuk mereka dan menutup account. tapi ada juga orang yang saat menderita loss yang sangat besar tiba-tiba menjadi sadar, dan kemudian berusaha melihat kesalahan yang selama ini dilakukannya dari perspektif yang berbeda.

saya juga pernah mengalami hal seperti tersebut, loss yang sangat besar yang memaksa saya untuk melihat market dari cara yang berbeda sama sekali. dan itu adalah titik balik bagi saya dalam trading saham.

saat ini mungkin anda masih kebingungan dalam mengikuti arah market, kenapa seakan transaksi saham yang dilakukan tidak sinkron dengan market, cobalah untuk melihat market dari cara yang berbeda, cobalah untuk mengubah strategi bermain saham anda. katakan pada diri sendiri : IT ENDS HERE  , kita harus berubah. jika selama ini cara kita selalu berakhir dengan loss, ini menandakan bahwa kita harus melakukan cara lain. karena 'Insanity is doing the same thing, over and over again, but expecting different results.'

Good Luck



Dapatkan Rekomendasi Saham komplit sejak beli sampai jual , dikirim real-time via BBM, WA, SMS, email & YM , untuk info selengkapnya silakan add PIN BBM kami : 5F65A10F , kirim email ke milisjsxtrader@yahoo.com atau SMS/LINE/WHATSAPP di 0819-3393-3317